Welcome To My Blog!

Annyeong Haseyo Chingu-deul~ Selamat datang di blogger pribadiku^^ Disini terdapat berbagai hasil tulisanku mengenai K-Pop. Selamat mengubek-ngubek tapi jangan lupa RCL ya! *Read-Comment-Like* karena memang RCL sangat dibutuhkan di blog ini agar saya selaku author dan admin utamanya disini menjadi rajin nge-post FanFic di blog ini.

Oh Ya kalau kalian ingin berkenalan lebih dekat atau kalau kalian ingin melihat karyaku yang lebih lengkap, kalian bisa check di:

WORDPRESS

FACEBOOK

TWITTER

Oke deh, Semoga kalian menyukai isi blog ini ~ ppyong~



Admin: MinHyuniee *a.k.a Yell*

Minggu, 22 April 2012

{FF.Request} Secret Dream (Chap.1)

Author: Jung Hye-Ah and Im Key-Na.
Main Cast:
-          Kim Hyung-Joon (SS501).
-          Oh Ri-Cha (OC).
Other Cast:
-          All Member s Of SS501.
-          All Members Of Shinee.
-          (?)
Genre: Romance, Gak Jelas -,- , Sad, Friendship, Mystery, Typo(s), and Chapter.
Rate: PG-15.
Length: 1-(?) Chapter.
Disclaim: this is ONLY FICT!! DON’T BASHING MY STORY IF YOU NOT LIKE THE CAST/MY STORY!!!
Summary: jiwa orang bisa ketuker? o.O beneran gak sih? Mau tau? Baca aja cerita ini^^
NB: annyeong all^^ author balik lagi dengan FF request-an dari seorang riders sejati disini^^, gomawoyo udah mau nge-request~. cerita ini dibuat dengan dibantu oleh C.O author yaitu Im Key-Na!! hehe.. cerita ini penyebabnya hampir mirip kayak Secret Garden :DDD tapi alurnya enggak kok.. ini murni hasil pikiran Author Hye-ah sama Key-Na^^ jadi jangan ditiru yo! Kebanyakan cuap2 nih kayaknya author -_-.. oke deh, enjoy the fict all..
xXxXxXx
Author POV
“ ughhh.. akkhh.. ssshhh.. HUWAAAA!!”
“ hosh..hosh..hosh..”
Seorang gadis remaja itu tampak mengatur nafasnya yang sejak tadi tercekat karena sedang bermimpi buruk. Dia mengerjap-ngerjapkan matanya sembari tetap mengatur nafasnya yang tampak memburu itu. Setelah beberapa menit kemudian, gadis itupun mulai tenang. Tapi tak lama kemudian keringat dingin langsung membasahi keningnya.
Ia kemudian berjongkok di kasurnya. Memikirkan apa yang tadi ia impikan dengan sedetail-detailnya. Tiba-tiba bibirnya bergetar, rahangnya sengaja ia gertakan. Entah apa yang terjadi sebenarnya. Tetapi yang pasti ia sangat ketakutan saat itu.
“ umma.. appa.. kumohon jangan hukum aku”
Bulir-bulir air mengalir perlahan dari kelopak matanya. gadis itu menangis, menangis di tengah malam yang dingin, sendiri, dalam ketakutan yang sedang menerjangnya. Ia kembali merenungi kejadian-kejadian di masa lalunya. Kejadian terburuk yang sudah merenggut seluruh nyawa keluarganya terkecuali dirinya sendiri.
“ aku tak melakukan apa-apa!!! Aku tak salah umma!! Kumohon percayalah padaku!!”
Berteriak histeris..
itulah satu-satunya cara penghilang rasa takutnya saat itu. Ia tak perduli jika orang-orang menganggapnya gila karena berteriak-teriak sendiri di tengah malam, ia tak perduli jika orang akan berbondong-bondong menyeretnya ke rumah sakit jiwa saat itu juga, sekarang yang ia perdulikan adalah bagaimana cara menghilangkan rasa bersalah yang sangat besar dalam dirinya saat itu.
.
.
“ joon.. kau tidak tidur?”
Pria dengan senyuman manis itu menoleh sebentar kepada temanya itu lalu beberapa detik kemudian ia kembali berkutat pada computer yang ada di depanya. Temanya yang bertanyapun hanya bisa menghembuskan nafas kesal karena pertanyaanya tak ditanggapi oleh pria manis itu.
“ ayolah joon!! Kau tak boleh terus merenungi komputermu itu!! Kau harus istirahat, ini sudah malam joon”, ucapnya lagi dengan sisa kesabaran yang mulai habis.
“ uh? Ne.. nanti saja, aku tidak bisa tidur.. aku takut hyung.. aku takut mimpi aneh itu terulang lagi!”, jawabnya sembari menundukan kepalanya.
“ mimpi aneh? Kau mimpi apa Hyung-Joon? Ingat kau itu lelaki!! Masa takut dengan mimpi?”
“ bukan.. ini bukan mimpi biasa hyung! Aku bermimpi di sebuah tempat yang putih, terdapat satu anak kecil cantik yang sedang bergandengan tangan dengan ibunya, lalu saat ayahnya datang anak itu terlihat kesal. Lalu mereka bertiga masuk kedalam mobil, entah mengapa aku juga seperti ikut masuk kedalam mobilnya, lalu mobil itu berjalan.. di tengah-tengah perjalanan anak kecil itu sepertinya tidak sengaja menyenggol lengan ayahnya saat ayahnya sedang melihat ke arah lain.. dan tabrakanpun tak terelakan.. aku juga serasa ikut mengalami kejadian itu.. anak itu menangis melihat ibunya bersimbah darah dan melihat ayahnya terpental keluar mobil. Lalu anak itu menatapku penuh harap seperti ingin meminta tolong dan akupun terbangun dari mimpiku sambil berteriak ‘Mianhae aku tidak bisa!!’..”
“ oohh jadi itu penyebab setiap tengah malam kau selalu berteriak.. mimpi itu memang aneh, tapi ya sudahlah.. kau lupakan saja mimpi itu..”, jawab teman prianya itu sambil menepuk pelan punggung pria yang bercerita tadi. Yang ditepuk punggungnya pun hanya mengangguk kecil.
“ oke, sekarang waktunya kita tidur!! Jumuseo joon^^”
“ ne.. jumuseo *selamat tidur* Hyung”

Author POV end
***
Ri-Cha POV
“ pagi RiCha~ah!”
“ ne.. pagi”
Aku menaikki tangga menuju tempat favouriteku. Beberapa teman tampak menyapaku, akupun balas menyapanya. Setelah sampai di tempat tujuan, aku segera merebahkan diri disana.
Tempat yang banyak angin (?) dengan sedikit orang yaitu atap sekolah. Tempat ini selalu mampu membuatku tenang.” Baby Cha!!”, aku mendengus kesal begitu mendengar suara khas lelaki yang sangat familiar di otakku mendekat dengan langkah tergesa-gesa.
“ Baby Cha!! Pagi!!”, ucap laki-laki seumuranku itu lalu duduk di sebelahku.” Ne, pagi orang gila”, jawabku sekenanya.
Orang yang aku panggil orang gila malah nyengir lebar lalu menatap langit biru.
“ semakin hari kau semakin suram baby Cha.. ada apa sih sebenarnya?”
Aku tertegun atas ucapanya barusan, mengapa ia sangat peka terhadap mood seorang perempuan ya? Aku mengalihkan pandanganku ke arah lain agar tak gugup jika menjawab pertanyaanya.” Baby Cha? Wae? Mengapa kau tak menjawabku?”
“ aniyo, aku tak apa-apa.. tenang saja Onyuw”, ujarku lalu mencubit pipi gembulnya. Ia merengut kesal sambil mengusap-usap pipi yang kucubit barusan.” Baby Cha aneh!! Oh ya! Besok tolong sampaikan pada songsaenim, bahwa aku akan ijin untuk perform di inkigayo”, aku mengangguk pelan lalu tersenyum kecil padanya.
“ kau sibuk sekali ya onyuw sampai jarang sekolah saat ini..”, kataku pelan,” haishh.. kau rindu ya padaku? Hahahahaha.. jangan gengsi deh”, balasnya usil. Aku segera mencubit pipinya lagi. Kali ini cubitanya lebih keras, karena aku kesal dengan tingkah narsisnya -_-
“ aww”, ringisnya sambil mengucap-usap lagi pipi yang kucubit, aku tertawa terbahak-bahak begitu melihat ekspresi memelasnya. Benar-benar ekspresi ketika anak bayi sedang ingin menangis XD
Aku menghentikan tawaku seketika, karena melihat Onew sudah berwajah serius lalu mulai mendekatkan wajahnya ke wajahku, sontak aku menyetop aksinya dengan memukul dahinya pelan memakai kepalan tanganku.
“ jangan melakukan hal tidak senonoh orang gila.. banyak riders dibawah umur nih yang baca -_-“ , ucapku dengan penuh penekanan.
“ haishh.. gak masalah!! lagian kamu mikir apa coba tadi? Aku kan hanya ingin membisikkan sesuatu padamu. Jangan-jangan kau berpikir bahwa aku—“
“ STOP! Sebentar lagi akan bel, jadi aku kabur dulu ya! Daa onew!!”, kataku sembari berlari terbirit-birit meninggalkan pria pujaan banyak wanita itu yang tentunya masih mengerutkan keningnya.
Hufhthh.. lolos, gumamku lega dalam hati.

Ri-Cha POV end
***
Hyung-Joon POV
“ kamsahamnida atas kerjasama..”, ucapku sambil menundukan setengah badanku.
Beberapa pria setengah baya yang ada di depanku pun ikut tersenyum dan membungkukan sedikit badan mereka. Lalu manager Yoo menyuruhku dan yang lainya untuk segera pergi karena ia ingin berbicara empat mata dengan direktur DSP entertainment.  Kamipun hanya mengangguk lalu berjalan keluar ruangan itu.
“ hufhttt.. akhirnya selesai juga kita berbicara dengan direktur Lee.. sangat melelahkan bukan?”, Tanya Hyun-Joong hyung sembari menepiskan peluh di pelipisnya.
“ ah.. ne hyung! Kau benar.. aku bisa mati nervous disana”
“ terlalu berlebihan deh kau Jung-Min -_-“, balas Young-Saeng datar. “ oh iya, apa kau sudah baikan joon?”, tambahnya pelan. Aku mengangguk lalu tersenyum padanya.
“ ne, gwenchanayo hyung.. akhir-akhir ini aku sudah  baikan kok hyung”, bohongku dengan senyum yang tetap mengembang di bibir kecilku. Dengan kompak keempat hyung-hyungku ini mengangguk lalu kembali berjalan keluar gedung DSP entertainment. Dan kamipun segera pergi ke tempat perform yang sudah direncanakan oleh manager kami.
.
.
.
Pluk-
Eh?
“ apa ini?”, gumamku pelan lalu mengambil gulungan kertas yang tiba-tiba jatuhdi depan kakiku. Aku membuka gulungan itu, membacanya, dan..“ bertukar jiwa? Apa maksud gulungan kertas ini? -_-“
Aku mencoba berpikir sejenak..( isi kertas itu seperti dibawah ini : )


TO: Kim Hyung-Joon

Malam ini kau akan bertukar jiwa dengan gadis kecil itu, lakukanlah apa yang kau bisa sekarang..
 






Apa yang maksud kertas ini ya? Lagipula disini tidak tercantum nama pemberinya/pengirimnya.. lalu dari siapa ini? Apa maksudnya? Gadis kecil? *telmi deh -_-* apa mungkin…
“ DINOSAURUSSS!! KAU DIMANA??”
“ omo, itu orang gak bisa pake panggilanku yang biasa apa? Mesti ya dinosaurus?”, omelku sendiri sembari berjalan ke arah Kyu-Jong, orang yang setengah sarap, dan setengah normal itu -_-
Aku diam-diam memasukkan gulungan kertas itu ke sakuku lalu mulai berjalan lagi ke arah gorilla gila yang masih diam di depan kaca rias. “ ne.. wae mantis?”, tanyaku dingin,” ah? Jangan panggil aku mantis!!” –jeda—“ cukup panggil gorilla saja”, lanjut Kyu-Jong sambil nyengir aneh. Kenapa juga dia mintanya dipanggil gorilla -_-? Dasar orang sarap.. pantes Hyun-joong hyung paling ogah kalo ngomong sama nih anak -_-..
“ intinya aja deh! Mau ngomong apa hyung?”
“ mau ngomong masalah mimpi.. Jung-Min sudah menceritakanya padaku.. kau benar-benar sudah merasa baikan Joon? Perasaanku jadi tidak enak saat Jung-Min sudah menceritakan semuanya”, ucap Kyu-Jong serius. Aku mencoba tersenyum tapi yang keluar malah smirk..
“ kau kenapa Joon? Smirkmu itu aneh -_-a”
Aku menggeleng pelan lalu bersiul-siul gak jelas. Sedangkan Kyu-Jong hyung masih menaikkan salah satu alisnya tapi dia tetap bersikap cool.. entah kenapa aku merasa ingin memukulnya saat ini -_-
Haahh.. hari ini aneh sekali..
Hyung-Joon POV
***
Author POV
~In The Night On Ri-Cha Bedroom~
“ UGHHHHHH!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”
SRIIINGGG— *efek bunyi cahaya yang lagi terbang/bersinar* (aneh banget ya =,=)
Brugh- *pingsan*
.
.
~In The Night On SS501 Dorm~
“ AAKKHHHH!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”
SRIIINGGG— *efek bunyi cahaya yang lagi terbang/bersinar* (aneh banget ya =,= )
Brak-*jatuh*

Penjelasan: kedua nyawa tersebut mulai mencari sesuatu untuk bisa dijadikan tempat berdiam mereka selama  2 minggu 5 hari. Mereka mendapatkan perintah untuk keluar dari tubuh mereka sebenarnya dan mencari seseorang yang sudah direncanakan untuk mereka. 3 jam kemudian ke-2 nyawa itu pun sampai pada tujuan mereka, langsung saja mereka masuk ke dalam tubuh tersebut. Dan apa yang akan terjadi esok harinya? (author juga gak tau =,= #Bletak).





To Be Continued…
Author: Jung Hye-Ah/YellAsfans.
NB: oke.. ntar chap 2 nya dilanjutin oleh author Im Key-Na.. jadi author Jung-Ah pamit dulu.. gomawo udah mau baca.. inget RCL *Read,coment,like* yo!!^^ bye..
Special Thanks: buat yang nge-request^^ alias Ester Septa, Author Key-Na, Jung Seu-Kyu a.k.a Sinta, Jung Hyo-Hwa a.k.a Avinya, My Friends *terutama temen sd ;_;*, My Family, My Laptop, and all Riders >,<.






4 komentar:

  1. Cepetan dong Chap. 2 nya!!
    Oiya, Author JungAhh dilarang Cuti!!! Cucian, E-Eh? kasiantu Ester Septa nunggu lama-lama..

    BalasHapus